28.1.15

Hati-hati, Insomnia Tingkatkan Risiko Hipertensi


Sulit tertidur dan membutuhkan waktu lebih dari 14 menit untuk bisa tertidur pulas? Menurut studi terbaru dari Tiongkok, kondisi ini membuat orang tersebut mengalami peningkatan risiko untuk mengalami tekanan darah tinggi sampai 300 persen.

Penelitian ini sendiri dilakukan dengan melibatkan lebih dari 200 orang dengan insomnia kronis dan 100 orang dengan pola tidur normal. Rata-rata responden ini berusia sekitar 40 tahun. Mereka diteliti di West China Hospital, Sichuan University, di Chengdu, Tiongkok.

"Meskipun mereka dengan insomnia kebanyakan mengeluh kelelahan di siang hari, masalah sebenarnya mereka adalah tidak bisa bersantai," ujar salah satu penulis studi sekaligus profesor penelitian dan pengobatan tidur di departemen psikiatri di Pennsylvania State University College of Medicine di Hershey.

Dikutip dari jurnal Hypertension, Selasa (27/1/2015), studi ini menemukan bahwa insomnia secara fisiologis memiliki kaitan dengan tekanan darah tinggi.

Selain meningkatkan risiko tekanan darah tinggi hampir 300 persen, insomnia kronis juga disebut-sebut dapat meningkatkan risiko kematian. Hasil ini didapat dari studi lainnya yang dilakukan oleh University of Arizona sepanjang 40 tahun dengan melihat dampak jangka panjang dari kurang tidur.


Peneliti menemukan orang dengan insomnia kronis selama enam tahun atau lebih risiko kematiannya meningkat sebesar 58 persen. Hal tersebut dikarenakan insomnia kronis berkaitan erat dengan penyakit jantung, diabetes, obesitas, kanker, demensia, dan depresi.

Insomnia sendiri adalah gangguan yang menyebabkan seseorang sulit mendapatkan tidur berkualitas. Orang dengan insomnia bisa memiliki keluhan sulit tertidur, tidur tidak nyenyak karena sering terbangun, atau terlalu cepat bangun.

"Kami menemukan partisipan dengan insomnia kronis memiliki peningkatan risiko kematian akibat berbagai masalah jantung dan paru terlepas dari jenis kelamin, usia, dan faktor penentu lain," ujar pemimpin studi tersebut, Dr Sairam Parthasarathy.
(Sumber  http://health.detik.com)

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...