30.1.15

Tanda-tanda Epilepsi pada Anak Bisa Diketahui Sejak Bayi


Epilepsi merupakan penyakit gangguan pada otak yang bisa diderita oleh siapa saja. Di Indonesia, orang awam sering menyebut penyakit ini sebagai “ayan” atau “sawan”. Tanda seseorang menderita epilepsi pun bisa terlihat sejak masih bayi.

“Tandanya ada bercak cokelat di badan seperti tanda lahir berukuran 1 sampai 2 sentimeter. Tandanya terdapat lebih dari enam bercak,” ujar Staf Divisi Neurologi Anak Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI – RSCM, Irawan Mangunatmadja di Jakarta, Kamis (29/1/2015).


Tanda lain yang patut diwaspadai yaitu ada bercak kemerahan yang hampir menutupi sebagian wajah pada anak. Ada pula bercak pada wajah yang menyerupai jerawat dalam jumlah banyak.

Sejak bayi, mereka juga bisa mengalami kejang secara tiba-tiba. Kejang pun akan berhenti dengan sendirinya secara tiba-tiba. “Biasanya kejang tak lebih dari 5 menit,” terang Irawan.

Bangkitan yang terjadi juga tak selalu kejang seperti terkaget-kaget.  Bengong lebih dari 10 kali dalam sehari juga bisa menjadi serangan epilepsi pada anak. Ada pula anak yang tidak sadarkan diri secara tiba-tiba, kemudian terbangun lagi dengan sendirinya setelah beberapa menit.

Masalah ini pun bisa diatasi dengan pemberian obat anti epilepsi. Pemberian obat dapat mengontrol kejang atau bangkitan. Dengan minum obat, mereka bisa bebas kejang selama beberapa tahun. Konsumsi obat pun disesuaikan dengan tipe bangkitan.
Untuk memastikan diagnosis epilepsi, dapat dilakukan elektroensefalografi (EEG) atau pemeriksaan untuk melihat aktivitas fisik di otak. Setelah itu bisa dilakukan pemeriksaan radiologi.
(Sumber  kompas.com)

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...