Bundaa...Tanpa kita sadari, polusi di dalam rumah seringkali lebih berbahaya bagi kesehatan daripada di luar rumah. Bahan-bahan kimia berbahaya, seperti logam-logam tembaga (Cu), timbel (lead), dan Cadmium (Cd), juga pestisida dan bahan-bahan kimia lainnya, banyak terdapat dalam alat-alat rumah tangga.
Berikut beberapa bahan pembersih rumah tangga yang bisa berbahaya, apabila pemakaiannya tidak tepat atau penyimpanannya pada wadah yang tidak tertutup rapat.Naah mulai sekarang berhati-hatilah dalam menyimpan dan menggunakannya yaa bundaaa....
- Produk-produk aerosol, pemutih, pembersih
lantai, lem, penyegar udara, dan pembersih kaca. Semua mengandung
bahan-bahan kimia organik yang mudah menguap seperti toluene, xylenes dan phenol yang berfungsi sebagai disinfektan untuk membunuh kuman.
Sebaiknya dilakukan :- Minimalkan kontak langsung dengan bahan-bahan ini, apalagi anak-anak.
- Gunakan sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan.
- Jangan mencampur produk yang satu dengan yang lain.
- Insektisida,
misalnya cairan pembasmi serangga bakar atau semprot, dan insect
repellant atau cairan penangkal serangga yang dioleskan ke tubuh.
Sebaiknya dilakukan :- Untuk menghindari nyamuk, lebih baik pasang lampu penangkal nyamuk atau lampu bersinar biru, yang banyak dijual di toko-toko alat perlengkapan rumah.
- Untuk menangkal gigitan serangga, oleskan minyak sereh ke tubuh.
Sebaiknya dilakukan : Daripada menggunakan lilin parafin, letakkan saja bunga-bunga segar.
(Sumber ayahbunda.co.id)
No comments:
Post a Comment