Cabai, lada, paprika, jalapeno, sambal, saus sambal—apapun nama dan jenisnya, bumbu masakan yang punya citarasa pedas rupanya punya efek dahsyat bagi kesehatan.
Membantu menurunkan berat badan. Beberapa penelitian membuktikan, hingga beberapa jam setelah makan makanan pedas, metabolisme tubuh lebih cepat 25%. Semakin cepat metabolisme, semakin banyak pula kalori yang terbakar.
Mencegah kanker. Zat
capsaicin yang terkandung dalam cabai membunuh sel-sel kanker yang
masih baru. Capsaicin bekerja dengan menyerang inti dari sel kanker
tersebut.
Melancarkan pencernaan. Rasa pedas menstimulasi sekresi dan peredaran darah di dalam perut, sehingga pencernaan pun lebih lancar.
Melancarkan peredaran darah. Makanan pedas meningkatkan temperatur dalam tubuh, meningkatkan detak jantung, dan dengan demikian melancarkan peredaran darah.
Memperbaiki pola tidur. Sebuah penelitian di Australia membuktikan bahwa orang-orang yang rutin mengonsumsi makanan pedas lebih mudah tertidur, memiliki pola tidur yang lebih sehat, dan bahkan punya energi lebih di siang hari.
(Sumber http://www.cleo.co.id)
Melancarkan pencernaan. Rasa pedas menstimulasi sekresi dan peredaran darah di dalam perut, sehingga pencernaan pun lebih lancar.
Melancarkan peredaran darah. Makanan pedas meningkatkan temperatur dalam tubuh, meningkatkan detak jantung, dan dengan demikian melancarkan peredaran darah.
Memperbaiki pola tidur. Sebuah penelitian di Australia membuktikan bahwa orang-orang yang rutin mengonsumsi makanan pedas lebih mudah tertidur, memiliki pola tidur yang lebih sehat, dan bahkan punya energi lebih di siang hari.
(Sumber http://www.cleo.co.id)
No comments:
Post a Comment