27.12.14

Mengatasi Kegemukan atau Obesitas Pada Anak


Obesitas pada anak saat ini semakin banyak kita temui. Pada zaman seperti saat ini anak-anak tiga kali beresiko mengalami kegemukan atau obesitas jika dibandingkan dengan anak-anak yang hidup 40 tahun yang lalu. Masih banyak orang yang memiliki pendapat bahwa anak yang terlihat montok, dan berat badannya naik adalah anak yang sehat, tapi tunggu dulu kenaikan berat badan yang cukup pesat bisa membawa kabar buruk bagi si anak itu sendiri.


Apa itu kegemukan atau obesitas pada anak?

Obesitas pada anak didefinisikan sebagai kondisi kompleks dan kronis yang menyertai kelebihan berat badan pada anak yang dikaitkan dengan penumpukkan lemak yang berlebihan di dalam tubuh.

Bagaimana menentukan obesitas pada anak?

Anak yang baru dilahirkan akan mengalami kenaikan berat badan sebanyak dua kali lipat dalam waktu lima bulan dan kemudian menjadi tiga kali lipatnya saat usianya menginjak satu tahun. Untuk mengukur berat badan anak usai dibawah 11 tahun bisa dipakai rumusan:

Rumus mengukur berat badan anak = 8 + (2 x umur anak)


Contoh: jika anak Anda usianya adalah 6 tahun maka berat badan idealnya mereka seharusnya 8+(2×6)=20 Kg jika melebihi ukuran ini maka tentu saja Anda harus waspada.

Pada kebanyakan kasus, untuk mendiagnosa apakah si anak mengalami obesitas maka dokter akan menjalankan pemeriksaan riwayat medis anak dan fisiknya. Mengukur ‘Body Mass Index’ atau BMI kerap dilakukan untuk mengukur tingkat obesitas anak. BMI dihitung dengan membandingkan berat badan anak dengan tinggi badannya. Angka 23-25 tergolong ideal, dan di atas 25 artinya anak Anda kelebihan berat badan.

Mengapa anak bisa terserang obesitas?

Penyebab obesitas pada anak adalah konsumsi makanan yang berlebihan dimana melebihi jumlah kalori yang dikeluarkan oleh anak. Saat ini anak cenderung memiliki kebiasaan untuk memilih makanan. Makanan seperti makanan cepat saji, makanan berlemak tinggi, makanan berkadar gula tinggi adalah jenis makanan yang disukai anak. Ditunjang dengan minimnya aktifitas di luar rumah, dan anak dimanjakan dengan aktifitas yang tidak menuntut banyak gerak seperti main video games, nonton televisi, main PS, atau mengotak-atik iPad dan komputer akan melengkapi anak untuk tidak menggunakan kalori yang dimilikinya.
Sebagai contoh penambahan 5% kalori satu hari dari konsumsi normal akan bisa meningkatkan berat badan anak jika mereka melakukan konsumsi ini selama satu bulan hingga satu tahun.

Akibat yang bisa ditimbulkan dari Obesitas

Obesitas pada anak bisa menimbulkan berbagai macam komplikasi penyakit diantaranya:
  • Diabetes tipe 2
  • Jantung
  • Liver
  • Peningkatan kadar kolesterol
  • Bentuk tulang yang tidak normal
  • Adanya gangguan reproduksi jika terjadi pada anak perempuan
  • Adanya gangguan tidur

Cara mencegah obesitas pada anak

Berikan porsi makan yang sesuai bagi bayi. Tahukah Anda bahwa susu sapi memiliki kandungan lemak yang lebih tinggi dibandingkan dengan ASI, oleh sebab itu amatlah bijaksana jika seorang ibu lebih memilih pemberian ASI dibandingkan dengan susu formula bagi yang baru mereka lahirkan.
Anda sebagai orang tahu seharusnya mulai mendidik anak untuk bisa hidup sehat. Ajari mereka pentingnya makan sayur dan buah dibandingkan dengan memakan makanan junk food dan goreng-gorengan serta minuman berkarbonasi.

Jika Anda memiliki bayi maka pilihlah makanan yang sesuai dengan usia bayi. Dengan cara memberikan makanan yang tepat maka akan terhindar dari resiko yang bisa membahayakan bayi serta kemungkinan terjadinya kegemukan bisa dihindari.

Ajaklah anak untuk beraktifitas. Hal ini bisa dilakukan dengan mengikutsertakan anak ke klub olahraga, mendorong anak untuk memiliki banyak teman, disebabkan dengan berteman maka anak lebih cenderung untuk bermain bersama teman-temannya. Hal lainnya adalah dengan menyediakan waktu khusus bagi keluarga untuk beraktifitas di luar.

Belajarlah berkata tidak, Anda tahu bahwa apa yang Anda berikan pada anak adalah hal yang terbaik untuk buah hati Anda. Jika anak meminta atau merengek meminta makanan yang tidak menyehatkan maka teguhkan hati Anda untuk menolaknya.

Bantuan dari ahlinya

Permasalahan obesitas pada anak bukan hanya masalah anak saja namun demikian juga menyangkut problema satu keluarga. Dukungan serta keterlibatan anggota keluarga akan sangat membantu keberhasilan penanggulangan obesitas pada anak.

Jika pengendalian obesitas pada anak tidak bisa diselesaikan sendiri maka ada baiknya Anda meminta bantuan dari ahlinya. Kunjungan ke dokter ahli diet, dan bantuan psikolog bisa dijadikan sarana untuk membantu anak yang mengalami obesitas.
(Sumber  http://rahasia-wanita.com)

3 comments:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...