Pada musim penghujan seperti saat ini, di jalan raya banyak terdapat banjir lokal atau genangan air di jalan-jalan. Bagaimana kiat berkendara yang nyaman ketika musim hujan?
Berkendara di musim hujan tentu tidak nyaman,
apalagi bagi pengendara sepeda motor. Terlebih jika wilayah yang sering
digenangi air harus dilewati setiap hari. Melintasi jalanan yang
tergenang air diperlukan kiat-kiat agar tetap merasa aman, sebagai
berikut:
- Tenang dalam Mengendarai
Jangan terlalu takut dan cemas melihat kondisi jalan yang tergenang air.
Tetap tenang. Jika genangan dirasakan tak mampu dilewati, maka jangan
memaksakan untuk terus berjalan.
- Hitung Ketinggian Air
Genangan air di jalan yang perlu dilewati, harus diperkirakan terlebih
dahulu. Apakah tinggi genangan air tersebut mencapai batas ketinggian
maksimum? Sehingga bisa membuat air masuk ke dalam knalpot atau ke dalam
ruang pembakaran mesin melalui saringan udara.
- Imbangi Pengereman dengan Engine Brake
Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari hilangnya traksi (slidding), hingga pengendalian kendaraan menjadi kurang terjaga. Dengan pengereman yang dibantu engine brake, traksi ban akan selalu terjaga.
- Hindari Pengereman Mendadak (Emergency Brake)
Jika sampai harus melakukan pengereman, usahakan kaki bergerak seolah-olah seperti sifat Antilock Brake System, jadi lakukan pengereman dengan cara menginjak pedal rem, lepaskan kemudian injak lagi. Lakukan beberapa kali.
- Amati Sesuatu yang Terjadi dengan Kendaraan di Depan
Perhatikan segala sesuatu yang terjadi dengan kendaraan di depan.
Sehingga bisa menghindar hal-hal yang tidak diinginkan, terperosok
lubang yang dalam.
- Toleran dengan Pemakai Jalan yang Lain
Pemakai jalan yang lain, seperti pejalan kaki, sepeda, motor atau
kendaraan yang lain punya hak yang sama untuk mendapatkan kenyamanan
saat berkendara. Maka, misalnya ada pejalan kaki di trotoar, sebaiknya
kurangi kecepatan sampai tidak menimbulkan percikan air yang bisa
mengenai pejalan kaki tersebut.
- Kurangi Tekanan Ban
Untuk menambah kemampuan traksi, bila perlu kurangi tekanan ban 1 atau 2
spek. Misalnya pada keadaan normal tekanan ban kita 30 psi, untuk
menghadapi musim penghujan ini sebaiknya dikurangi menjadi 28psi. Tapi,
jangan lupa pada saat keadaan normal tambahkan tekanan seperti
sebelumya.
- Kendarai Motor Sedikit Ke Tengah
Karena kondisi permukaan jalan tak tampak tertutup air, maka batas
antara aspal dan bahu jalan tak kelihatan. Biasanya, ada beda
ketinggian, maka untuk menghindari terperosok ke bahu jalan, kendarai
sedikit ke tengah.
- Normalkan atau Keringkan Kembali Rem
Setelah berhasil melewati suatu genangan banjir, perhatikan situasi
jalan dan cari tempat yang aman serta tidak mengganggu pengendara lain
untuk mengeringkan rem, terutama sistem tromol. Hal ini bisa dilakukan
dengan cara menginjak pedal rem dengan kaki kiri dan gas dengan kaki
kanan secara bersamaan. Atur supaya motor tetap dapat berjalan dengan
pelan. Dengan begitu akan timbul panas yang akan mempercepat keringnya
tromol rem.
- Hindari Water Hammer
Water Hammer merupakan kerusakan yang ditimbulkan karena masuknya air ke dalam mesin (ruang pembakaran), sehingga menyebabkan beberapa kerusakan atau kerugian. Jika air sampai masuk ke dalam ruang pembakaran, maka dapat menyebabkan banyak kerusakan, seperti piston pecah, bengkoknya stang piston.(Sumber Nyata)
No comments:
Post a Comment