2.3.15

Penyebab Banyak Gula Dapat Membuat Anak Rawan Diare

 

 Asupan gula yang berlebihan, baik disengaja maupun yang terkandung dalam sebuah makanan dapat membuat si kecil lebih mudah mengalami diare

Pernahkah Anda mendapati si kecil yang tiba-tiba mengalami diare lantaran banyak memakan gula? Usus memang rentan mengalami gangguan pencernaan setelah mengonsumsi makanan yang dapat memicu asam lambung dalam jumlah tinggi, termasuk gula. American Heart Association, mengatakan asupan gula yang berlebihan, baik disengaja maupun yang terkandung dalam sebuah makanan dapat membuat si kecil lebih mudah mengalami diare. Sistem pencernaan yang belum sempurna juga ditengarai sebagai salah satu penyebab anak rawan mengalami diare.
Masih ada beberapa penyebab lainnya lho. Mari cari tahu bersama berikut ini:

Sindrom Dumping

Selain pencernaan yang masih belia, hal lain yang membuat anak mudah diare usai memakan gula terlalu banyak adalah sindrom dumping. Gangguan ini membuat sistem pencernaan bekerja lebih cepat. Hal ini membuat usus halus tidak mampu menyerap nutrisi makanan dengan maksimal. Sisa makanan pun tak bisa dipadatkan hingga keluar dalam bentuk yang lebih encer atau diare. Demikian yang disampaikan National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, Amerika.

Alergi fruktosa

Penyebab berikutnya adalah gula yang ada dalam buah atau fruktosa. Sistem pencernaan anak belum mampu untuk menyerap beragam gula sederhana seperti fruktosa. Akibatnya, si kecil mengalami gangguan pencernaan yang ditunjukkan dengan pembentukan feses yang kurang padat atau dalam rentang normal. Hal ini sesuai dengan  yang disampaikan oleh Kate Scarlata, salah satu ahli Nutrisi asal Amerika Serikat.

Gula alkohol

Beberapa makanan atau minuman kemasan menambahkan beberapa gula sederhana. Di antara gula tersebut ada yang berbentuk fermentasi gula sederhana, sehingga lazim dikenal sebagai gula alkohol. Gula ini biasanya terkandung dalam minuman bersoda dan sirup obat batuk. Kate Scarlata menambahkan, gula ini memiliki efek pencahar, sehingga akan membuat si kecil mengalami diare saat kali pertama mengonsumsinya atau dalam jumlah yang berlebihan. Adapun yang termasuk gula alkohol adalah sorbitol, xylitol, laktitol dan maltitol.

Alergi laktosa

Efek diare yang paling mudah ditemukan pada anak terutama setelah minum susu. Minuman yang diperah dari sapi ini mengandung gula alami yang dikenal sebagai laktosa. Beberapa sistem pencernaan pada anak kesulitan mencerna laktosa ini dalam organ pencernaan, sehingga mengakibatkan anak lebih mudah mengalami diare usai meminumnya. Hanya saja, diperlukan upaya yang bertahap agar si kecil benar-benar tidak lagi mengalami alergi laktosa.
Tentu saja, ini didasarkan pada manfaat susu yang begitu besar terutama untuk menunjang proses tumbuh kembang anak. Jadi, mulai diperhatikan asupan gula pada anak dari sekarang ya, Bu.
(Sumber Nestle)

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...