6.3.15

Tinggalkan Kebiasaan Burukmu

 

 Tinggalkan kebiasaan buruk dalam bekerja di tahun lalu, dan kembangkan kebiasaan positif di tahun ini. Ayo semangat.

Tinggalkan kebiasaan buruk dalam bekerja di tahun lalu, dan kembangkan kebiasaan positif di tahun ini.  Ayo semangat.

Stop Menunda

Boleh jadi kebiasaan ini Anda lakukan karena menganggap santai pekerjaan. Namun, dengan menunda pekerjaan Anda bisa  dianggap sebagai pribadi yang malas dan tak serius dalam bekerja. Bahkan bisa dituding tidak profesional.  Meski pada akhirnya Anda akan menyelesaikan pekerjaan itu.  Apalagi bila pekerjaan tersebut merupakan pekerjaan tim, yang akan berhubungan antara satu tugas dengan tugas lainnya.
Sekarang: Jangan pernah menunda pekerjaan lagi. Bayangkan apa jadinya bila promosi jabatan Anda juga ditunda? Mulailah dengan membagi pekerjaan tersebut menjadi beberapa bagian kecil, lalu kerjakan sedikit demi sedikit dengan mencicilnya. Selesaikan tugas “menyebalkan” dengan segera. Dengan begitu akan membuat Anda merasa lebih tenang. Apabila Anda selalu menundanya, sudah pasti pekerjaan ini akan selalu dinomorduakan, dan pada akhirnya tidak akan pernah selesai dikerjakan. Kerjakan semua pekerjaan yang ada di depan mata Anda dan sempurnakan setiap tugas, hingga tak ada satu pun pekerjaan yang tertunda.

Morning Glory

Demi menyelesaikan pekerjaan, tak jarang Anda memilih lembur hingga larut malam. Anda mungkin memang akan terlihat seperti workaholic, tapi lembur bukanlah pilihan tepat. Selain mengganggu ritme tubuh, kebiasaan Anda ini juga akan mengesankan Anda tak bisa mengatur waktu dengan baik dan tepat.
Sekarang: Daripada Anda harus merelakan waktu tidur Anda di malam hari, ada baiknya Anda datang ke kantor satu jam lebih awal dari jam masuk. Pasalnya antara pukul 8 hingga 9 pagi merupakan waktu paling tepat untuk mengawali pekerjaan. Selain otak dan tubuh masih terasa segar, Anda jadi bisa pulang tepat waktu kan? Dan kini tak ada lagi alasan lembur, kan?

Menghargai Waktu

Sudahkah Anda menghargai waktu? Apakah Anda selalu datang ke kantor tepat waktu? Apakah Anda selalu menyelesaikan semua tugas kantor sesuai deadline yang telah ditentukan? Meskipun terlihat sepele, tapi hal yang satu ini bisa berakibat fatal untuk ritme kerja di kantor. Coba saja Anda bayangkan, bila Anda telat datang ke kantor padahal semua rekan kerja sudah berkumpul untuk meeting. Bisa jadi rapat ditunda hanya karena Anda yang tak datang tepat waktu. Atau saat deadline tiba, Anda belum dapat menyelesaikan pekerjaan. Ini tentu akan membuat rekan kerja Anda merasa terganggu. Pasalnya, semua rencana kerja bisa mundur akibat satu orang yang tidak taat deadline.
Sekarang: Atur setiap pekerjaan sesuai prioritasnya. Dengan begitu, waktu Anda pun akan lebih terorganisasi dan tak lagi keteteran saat menyelesaikan tugas. Jika pekerjaan terasa banyak, tak ada salahnya Anda mencicilnya sedikit demi sedikit.

Berhenti Mengeluh

Bila setiap kali diberikan tugas, Anda kerap mengeluh sebelum mengerjakannya, bagaimana orang lain atau atasan tahu kemampuan Anda? Lebih fatal lagi, bila keluhan Anda terdengar sampai ke kuping atasan. Ia bisa menilai Anda tidak professional dan cerdas dalam bekerja. Sudah tentu sikap Anda yang seperti ini akan mengurangi nilai Anda di mata atasan.
Sekarang: Mulai sekarang, segera hilangkan kebiasaan mengeluh Anda. Apapun tugas yang diberikan pada Anda, kerjakanlah dengan penuh rasa tanggung jawab. Tunjukkan bahwa Anda mampu melakukannya. Jika beban tugas yang dilimpahkan cukup besar dan memungkinkan untuk dikerjakan team work, tak ada salahnya bila Anda mengusulkan hal itu pada atasan. Yang terpenting, koordinasikan pekerjaan dengan rekan kerja, sehingga tim terlihat kompak dan tugas bisa diselesaikan secar tepat dan cepat.

Proaktif

Kalau selama ini Anda selalu menarik napas lega bila tak diikutsertakan dalam satu proyek, ada baiknya, hal seperti ini tak terlalu sering terjadi. Sesekali sih memang sah-sah saja, hitung-hitung mengistirahatkan pikiran. Tapi, kalau terlalu sering, bisa-bisa kualitas keahlian Anda akan menurun. Lagipula dalam dunia kerja, atasan tentu akan memerhatikan seberapa besar Anda aktif berinisiatif mengerjakan tugas –tugas.
Sekarang: Setidaknya terlibatlah dalam satu proyek setiap waktu. Selain membuat Anda lebih fokus dan berkonsentrasi pada satu tugas, ini juga akan mengasah keahlian Anda. Bila perlu, ajukan diri untuk ikut terlibat dalam sebuah proyek. Karena, salah satu cara yang bisa membangun pandangan positif tentang diri Anda adalah dengan menunjukkan kinerja. Jangan segan untuk terus belajar dan mengasah kemampuan. Selain menjaga pikiran tetap bersinar, keterlibatan Anda di dalam banyak proyek juga memperkaya referensi yang Anda miliki. Dan inilah yang bisa mengantar Anda pada kesuksesan.
(Sumber Nestle)

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...