26.3.15

Jaga Kesehatan Tulang Belakang Lewat Pilates

 

 Tulang keropos menjadi problem kesehatan di usia lanjut. Ibu bisa mencoba rutin melakukan pilates yang salah satunya dapat membantu menjaga kesehatan tulang belakang.

Osteoporosis menyebabkan tulang menjadi lemah dan rapuh, dan kebanyakan dialami oleh wanita pada usia lanjut. Ibu bisa mencoba melakukan olahraga pilates yang dapat membantu menjaga kesehatan tulang belakang.
Pilates yang dilakukan secara rutin dapat meningkatkan fleksibilitas, menambah kekuatan, dan meningkatkan kendali atas tubuh. Sebelum melakukan olahraga ini, kenali manfaat dan teknik yang tepat agar terhindar dari cedera ya.

Manfaat Pilates

Olahraga ini menekankan pada kesejajaran postur tubuh, pengaturan pernafasan, melatih kekuatan inti tubuh, dan meningkatkan koordinasi dan keseimbangan badan. Serangkaian gerakan pada pilates dirancang untuk memulihkan keadaan tubuh dengan menguatkan otot pada bagian perut dan punggung, yang disebut inti. Banyak yang mengaitkan pilates dengan yoga karena gerakan dan cara pengaturan nafas selama sesi latihan. Akan tetapi, pilates lebih memfokuskan pada penguatan seluruh tubuh.

Jaga Kesehatan Tulang Belakang

Ibu dapat meningkatkan kondisi tulang belakang dengan menggunakan gerakan-gerakan pilates. Beberapa manfaat yang didapat dari aktivitas fisik yang satu ini adalah meningkatnya kepadatan tulang, meningkatkan kekuatan dan massa otot yang memungkinkan tubuh menopang struktur tulang dengan lebih baik, memperbaiki postur tubuh dan meluruskan tulang belakang, menambah kelenturan tulang belakang, serta menguatkan otot punggung yang menopang tulang belakang.

Gerakan Pencegah Osteoporosis

Tidak perlu menyediakan banyak waktu untuk melakukan pilates. Cukup luangkan 20 menit di atas alas senam untuk menjaga kesehatan tulang belakang. Latihan yang memusatkan pada punggung, pundak, kaki, dan pinggul memberikan manfaat baik bagi penderita osteoporosis. Akan tetapi hindari gerakan yang melibatkan membungkuk ke depan atau berguling telentang, seperti yang disarankan Rebekah Rotstein, instruktur pilates sekaligus anggota fakultas di Kane School of Core Integration. Beberapa contoh dari gerakan pilates yang dapat Anda lakukan adalah Open Leg Rocker, Shoulder Bridge, Single Leg Stretch, The Saw, One Leg Kick, Side Bend, dan Leg Pull Front. Sebelum melakukannya, konsultasikan pada dokter terlebih dahulu untuk menjamin keamanannya dan gunakan pendampingan dari instruktur pilates agar gerakan yang dilakukan efektif, serta terhindar dari cidera.

Untuk menjaga kesehatan tulang belakang dan dapat beraktivitas sepanjang hari tanpa gangguan, lakukan pilates secara rutin dan teknik yang benar ya, Bu.
(Sumber Nestle)

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...