22.3.15

Lapar, Boleh Ngemil Apa di Larut Malam?

 

 Menahan lapar saat malam sudah larut memang tidak enak. Solusinya Anda bisa ngemil makanan sehat ini saja untuk mendapatkan nutrisinya, seperti kacang almond, kiwi, sup tomat, dan apel.

Lapar memang tidak mengenal waktu. Tapi kalau datangnya larut malam lumayan mengganggu juga ya. Selain dapat mengacaukan diet Anda, malas juga jika harus menyiapkan makanan hanya untuk memuaskan rasa lapar.
Menahan lapar saat larut malam memang tidak menyenangkan. Solusinya makan saja kudapan sehat yang tidak hanya bernutrisi, tapi mampu mengenyangkan perut dan menghilangkan food craving yang datang tiba-tiba. Apa saja ya kudapan sehat itu?

Kacang Almond

Ketika hasrat makan menyerang di malam hari, kacang almond menjadi pilihan bijaksana untuk memuaskan lapar Anda. Menurut situs Fitday, kacang almond kaya akan lemak sehat, sarat vitamin E, B2, magnesium, kalsium, protein dan mineral. Selain membuat Anda kenyang dalam jangka waktu yang cukup lama, kacang ini juga mampu menurunkan kolesterol dan melawan tanda-tanda penuaan dini pada kulit. Karena kandungan kalorinya yang cukup tinggi, jangan berlebihan mengonsumsi kacang almond ya.

Kiwi

Buah kiwi menjadi kudapan praktis di malam hari. Buah berdaging hijau atau kuning ini kaya akan potasium, serat, vitamin A dan E, serta antioksidan. Seperti dilansir situs Fitday, memakan buah kiwi tidak hanya bagus untuk diet karena kalorinya yang kecil, tapi juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh, menangkal radikal bebas, dan menurunkan kolesterol. Wih, lengkap banget ya! Yuk konsumsi 100 gram buah kiwi sehari agar kebutuhan vitamin C dan serat tubuh terpenuhi. Jumlah ini setara 3 buah kiwi dan Anda dapat memakannya seusai makan satu buah.
Sup Tomat
Puaskan rasa lapar Anda dengan memilih kudapan bebas rasa bersalah, seperti sop tomat. Disantap dalam keadaan hangat di malam hari, kalori dalam sop tomat tidak lebih dari 200 kalori, seperti yang dimuat di situs Shape. Anda bisa membuat sendiri sop tomat yang creamy atau membelinya dalam bentuk kaleng. Kandungan lycopene, pigmen warna merah pada tomat, yang tinggi berfungsi sebagai antioksidan yang baik bagi tubuh. Kombinasikan dengan sour cream rendah lemak untuk menambah citarasa sop tomat. Tubuh membutuhkan 100 gram sayur per hari dan Anda dapat memanfaatkannya dengan memakan atau menambahkan tomat segar 3 buah dalam sekali sajian.
Apel
Menurut situs Lovingfit, apel mengandung banyak mineral dan vitamin seperti magnesium, kalsium, zat besi, kalium, fosfor, vitamin C, K, dan B6. Buah yang memiliki banyak varian ini juga mengandung banyak serat yang baik untuk sistem pencernaan Anda. Selain itu, rasanya yang manis dan dagingnya yang berair dapat menghilangkan keinginan makan kudapan manis, saat lapar menyerang di malam hari. Konsumsi apel beserta kulitnya untuk mendapatkan lebih banyak vitamin dan serat. Anda dapat memakan apel 3 kali sehari, karena jumlah ini setara dengan kebutuhan buah harian sebanyak 300 kalori.
Sediakan camilan-camilan sehat dan bernutrisi di atas untuk mengusir rasa lapar di malam hari. Mari makan!
(Sumber Nestle)

Mengintip Kelebihan Roti Gandum

 

 Salah satu makanan yang sering disajikan untuk membantu mengontrol berat badan adalah roti gandum.

Dalam menjalankan diet, sarapan justru jadi hal wajib untuk memulai hari. Makanan yang sehat dan bernutrisi yang disantap di pagi hari akan meningkatkan gula darah dan menghindarkan dari makan berlebihan atau mengudap makanan tinggi kalori saat merasa lemas di siang hari. Salah satu makanan yang sering disajikan untuk membantu mengontrol berat badan adalah roti gandum.
Cocok disajikan dengan selai kacang atau ditumpuk telur, roti gandum tidak hanya tinggi serat yang mengenyangkan, tapi juga memberikan manfaat kesehatan terutama bagi saluran pencernaan. Simak penjelasannya berikut ini ya.

Meningkatkan Gerakan Usus

Roti yang dibuat dengan 100% gandum adalah sumber serat yang baik bagi tubuh. Nutrisi inilah yang berfungsi meningkatkan gerakan usus dengan melunakkan feses sehingga lebih mudah untuk melewati usus. Serat juga dapat membantu penyembuhan iritasi pada saluran pencernaan karena meningkatnya asam lambung. Situs Mayoclinic merekomendasikan untuk meningkatkan asupan serat daripada mengonsumsi obat pencahar saat mengalami susah buang air besar atau sembelit. Untuk kebutuhan nutrisi per hari, butuh 38 gram serat untuk laki-laki dan 25 gram untuk perempuan. Tambahkan roti gandum dalam menu diet secara bertahap, terlalu banyak serat dapat menyebabkan perut bergas dan kembung.

Menurunkan Risiko Kanker

Roti gandum mengandung lebih dari sejumlah fitokimia daripada roti biasa. Senyawa alami dari tumbuhan inilah yang dapat membantu menurunkan risiko untuk beberapa jenis penyakit kanker, termasuk kanker payudara dan usus besar, menurut artikel yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition pada Mei 2011.

Menurunkan Berat Badan

Roti yang dibuat dari gandum membantu mempertahankan berat badan yang sehat. Menurut penelitian yang diterbitkan oleh The American Journal of Clinical Nutrition pada tahun 2003, perempuan yang memakan roti gandum memiliki risiko 49% lebih rendah untuk mengalami kenaikan berat badan, ketimbang yang hanya mengonsumsi roti putih. Memakan roti gandum untuk sarapan atau makan siang membuat perut merasa penuh dan mengurangi nafsu makan, hal ini disebabkan oleh tingginya serat yang dikandung roti gandum yaitu sekitar 3 gram, ketimbang sepotong roti tawar yang hanya memberikan 0,5 gram serat.
Menengok manfaat yang besar dari roti gandum, tidak ada salahnya memilih bahan makanan ini untuk disajikan di meja makan tiap sarapan. Kreasikan dengan aneka filling atau topping agar tidak mudah bosan.
(Sumber Nestle)

Es Buah Juga Kaya Gizi Lho!

 

 Siang yang terik dibasuh suapan es buah tentu menyegarkan. Apalagi isinya bermacam-macam, ada alpukat, stroberi, melon, nanas, semangka, apel, dam buah naga.

Siang yang terik dibasuh suapan es buah tentu menyegarkan. Apalagi isinya bermacam-macam, ada alpukat, stroberi, melon, nanas, semangka, apel, dam buah naga. Hmm.. bisa dibayangkan betapa sehat dan segarnya minuman yang satu ini. Untuk lebih detailnya, yuk intip apa saja kandungan gizi yang ada dalam es buah.

Vitamin C

Stroberi dan buah naga penuh sesak dengan vitamin C. Menurut Jill Corleone dari situs livestrong, vitamin C dalam tubuh bertindak sebagai antioksidan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan melindungi sel-sel dari ancaman radikal bebas.

Serat

Buah alpukat dinilai sebagai salah satu sumber serat tertinggi dalam evaluasi nutrisi yang dilakukan oleh University of Florida. Kandungan gizi ini juga bagus untuk mengurangi risiko penyakit jantung, mengontrol gula darah, dan menjaga kesehatan pencernaan. The Mayo Clinic bahkan mengungkapkan kalau serat ampuh dalam menurunkan berat badan dan mencegah gejala iritasi usus besar. Menarik bukan?

Fitonutrient

Kandungan zat gizi ini bisa didapatkan lewat apel dan alpukat. Beberapa macam fitonutrien seperti lutein dan zeatatin dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol dan menghambat pertumbuhan sel kanker, seperti yang ditemukan oleh peneliti dari Ohio State University.

Bromelain

Tidak lengkap rasanya kalau melewatkan nanas dalam isian es buah. Selain lezat, buah ini ternyata kaya akan bromelain yang merupakan enzim untuk mengurangi peradangan. Bromelain juga  memiliki kemampuan untuk memecah melanin dan menyehatkan badan.
Cukup banyak ya? Setelah mengetahui macam-macam kandungan gizinya, sekarang simak tips membuat es buah berikut ini yuk!
Pertama, cuci buah-buahan hingga bersih baru kupas dan potong kecil-kecil. Masukkan buah naga dalam blender tambahkan sedikit air dan es batu, lalu haluskan.
Kedua, letakkan potongan buah lainnya dalam mangkuk. Setelah itu, tuangkan jus buah naga dan tambahkan satu scope es krim sebagai toping. Mudah bukan?
Ingin yang lebih kompleks? Tambahkan isian berupa kiwi, jeruk, blueberry, dan sirup maple untuk rasa yang lebih menggigit. Selamat mencoaba ya!
(Sumber Nestle)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...