1.4.15

Penggunaan Tisu Basah Buat Si Kecil, Baikkah?

 

 Sebagian orang tua lebih memilih menggunakan tisu basah untuk mengusap bagian mulut si kecil sesudah makan maupun alat kelaminnya setelah buang air.

Tren penggunaan tisu di masa kini tidak hanya terjadi di kalangan orang dewasa. Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan tisu yang semakin besar, beberapa perusahaan sampai mengeluarkan tisu khusus anak-anak. Tisu memang sudah menjadi pengganti lap dan sapu tangan yang lebih dulu populer. Bentuknya yang simpel dan mudah dibawa ke mana-mana menjadi salah satu faktor kenapa banyak orang memilihnya.

Tidak seperti sapu tangan maupun lap yang perlu dicuci kembali setelah digunakan, tisu cukup digunakan sekali pakai dan langsung dibuang sesudahnya. Kepraktisan inilah yang membuat beberapa orang beralih menggunakan tisu. Bukan hanya tisu kering, kini juga tersedia tisu basah sebagai pengganti cuci tangan yang lebih praktis. Bahkan, sebagian orang tua lebih memilih menggunakan tisu basah untuk mengusap bagian mulut si kecil sesudah makan maupun alat kelaminnya setelah buang air.

Sekilas fungsi tisu memang sangat memudahkan segala aktivitas, tapi penggunaan tisu, khususnya tisu basah, dalam jangka panjang ternyata menimbulkan dampak yang kurang baik untuk kesehatan kulit anak-anak. Penelitian yang pernah dilakukan di Inggris pada tahun 2014 membuktikan penggunaan tisu basah bisa menyebabkan beragam reaksi pada kulit, seperti reaksi alergi.

Laporan yang dilansir dalam harian ternama, the Daily Mail ini, menjelaskan tisu basah mengandung beragam bahan pengawet methylisothiazolinone (MI) yang bisa mempengaruhi kondisi kesehatan kulit. Sementara itu, profesor kesehatan kulit anak dari University of Connecticut School of Medicine, Dr. Mary Wu Chang, menambahkan kulit anak-anak cenderung lebih tipis dan sensitif. Bila terkena zat berbahaya akan langsung menunjukkan reaksi seperti alergi, pembangkakan, melepuh hingga efek semacam retak kecil berwarna merah yang ada di mulut, pipi, tangan hingga bagian pantat.

Dr. Carla Davis, direktur program alergi dari Rumah Sakit Anak di Texas, menyebutkan jika anak-anak sudah menunjukkan reaksi MI, segera hentikan penggunaan tisu basah. Gantilah dengan membersihkan bagian tubuh yang kotor dengan air besih dan keringkan dengan tisu kering sementara waktu. Bila masih menunjukkan reaksi alergi, hindari penggunaan tisu total dan beralihlah ke lap kain yang bersih. Bawalah si kecil ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
(Sumber Nestle)

Serba-serbi Nutrisi Rumput Laut

 

 Ternyata nutrisi rumput laut begitu melimpah dan baik untuk menunjang kesehatan.

Bagi orang-orang yang tinggal di pesisir mungkin sudah tidak asing dengan rumput laut. Tanaman ini memang tumbuh subur di laut. Banyak orang memanfaatkannya untuk beragam olahan. Paling sering dimanfaatkan untuk pelengkap es buah yang menyegarkan. Uniknya, tak banyak orang yang tahu bila rumput laut merupakan bahan dasar agar-agar yang sering disajikan sebagai camilan.
Di Jepang rumput laut dikeringkan untuk dijadikan camilan yang disebut nori. Bila Anda penggemar sushi, pasti tidak asing dengan pembungkus hitam makanan yang serupa lemper Indonesia tersebut. Tapi, bukan norinya yang akan dibahas di sini melainkan nutrisi rumput laut yang ternyata begitu melimpah dan baik untuk menunjang kesehatan. Apa saja? Berikut ini ulasan lengkapnya.

Serat

Serat yang ada dalam rumput laut memiliki nama sendiri yang dikenal sebagai alginat. Serat tersebut memiliki manfaat yang baik untuk membantu proses pencernaan dan penyerapan lemak. Menurut Dr. Iain Brownlee dan Profesor Jeff Pearson, peneliti gizi dan kesehatan dari Newcastle University, serat yang ada dalam rumput laut mampu menyerap lemak hingga 75 persen. Asupan serat yang cukup juga bisa membuat perut merasa kenyang lebih lama.

Vitamin

Sumber nutrisi lain yang ada dalam rumput laut adalah vitamin. Sama halnya sayuran, vitamin yang ada dalam rumput laut juga memiliki manfaat yang baik untuk menunjang kesehatan. Dr. Iain menjelaskan rumput laut mengandung vitamin B-12 dan vitamin A yang masing-masing memiliki peran yang baik untuk menunjang pembentukan sel darah merah dan menjaga kesehatan kulit.

Mineral

Jika pada sayuran juga ditemukan mineral selain vitamin, maka hal serupa juga ditemukan dalam rumput laut. Profesor Jeff menjelaskan rumput laut menyimpan kalsium yang baik untuk menunjang kesehatan kulit dan pembentukan energi. Untuk rumput laut yang berwarna cokelat mengandung fukosantin yang mampu mengubah lemak menjadi energi dalam proses metabolisme.

Asam Lemak Omega-3

Nutrisi rumput laut memang patut untuk diacungi jempol. Habitatnya yang ada di laut ternyata membuatnya juga mengandung omega-3 layaknya ikan laut. Dr. Iain menjelaskan omega-3 sangat baik untuk menunjang perkembangan otak terutama pada anak-anak.
Makanlah rumput laut sebanyak 100 gram sehari. Anda bisa membuatnya menjadi sup maupun dimakan langsung sebagai salad. Masaklah sampai matang agar lebih lunak saat dimakan. Semangkuk sup rumput laut mengandung 30 kalori, sehingga tak perlu khawatir untuk mengonsumsinya dua kali sehari. Selamat menikmati ya.
(Sumber Nestle)

Strategi Memilih Hidangan Buffet

 

 Jika tidak jeli dan pintar memilih, salah ambil porsi buffet service bisa menjadi ancaman program diet sehat.

Apapun bentuknya kelezatan makanan tetaplah yang paling utama. Meski sebagian orang memang tak begitu mempedulikan cara penyajian makanan, tetapi diakui maupun tidak jika diamati cara penyajian makanan dalam setiap kegiatan berbeda-beda. Bila diperhatikan secara saksama, mayoritas hidangan pesta disajikan secara buffet service. Masyarakat lebih mengenalnya sebagai prasmanan.
Cara penyajian ini mengharuskan untuk memilih makanan yang sudah disajikan, tanpa perlu memesannya terlebih dulu. Jika tidak jeli dan pintar memilih, salah ambil porsi buffet service bisa menjadi ancaman program diet sehat. Untuk itu, simak tips memilih hidangan prasmanan berikut ini.

Utamakan yang Belum Pernah Dimakan

Hidangan prasmanan sering dikelompokkan sesuai jenis masakannya. Untuk mencegah aksi memungut semua makanan, utamakan yang belum pernah Anda makan dalam seminggu terakhir. Langkah ini akan membuat selera makan lebih bagus dan cukup puas karena bisa memenuhi apa yang sedang ingin dimakan belakangan ini.

Makanan Sehat Tetap Prioritas

Meski sajian buffet memang selalu menggoda mata dan menggoyang lidah untuk menyantapnya, tapi tetaplah sadar akan program hidup sehat yang sedang dijalani. Jangan sampai pesta membuat usaha hidup sehat yang sudah susah payah dijalankan menjadi gagal. Makanan yang direbus, tumis, panggang, nasi merah atau pasta gandum, salad, smoothie sampai puding buah bisa diprioritaskan untuk menikmati pesta yang lebih sehat.

Minimalkan Dessert

Layaknya table service secara full course, buffet service dalam pesta besar kadang dilengkapi dengan menu yang komplit termasuk hadirnya hidangan pembuka (appetizer) dan hidangan penutup (dessert). Oleh karena kebanyakan dessert banyak didominasi dengan kue-kue manis, pastikan Anda sebisa mungkin untuk mengurangi asupannya. Kalori dan gula yang berlebihan bisa membuat berat badan bertambah usai pesta.

Porsi Makan adalah Hal Utama!

Dari beragam tips yang ada, bijak menentukan porsi makan adalah hal utama. Mungkin begitu sulit meninggalkan beragam sajian buffet ini, tapi Anda masih bisa mengakalinya untuk mengambil dalam porsi kecil. Bahkan dengan mencicipinya secara bergantian bisa jadi perut sudah cukup kenyang.
So, di manapun pestanya, tetaplah bijak saat menghadapi buffet service. Semoga berhasil!
(Sumber Nestle)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...