1.4.15

Pertolongan Pertama Saat Keracunan Makanan

 

 Kadang Anda tak tahu apakah makanan yang dibeli aman apa tidak, sehingga tidak bisa menghilangkan risiko bebas keracunan saat memakannya.

Kadang Anda tak tahu apakah makanan yang dibeli aman apa tidak, sehingga tidak bisa menghilangkan risiko bebas keracunan saat memakannya. Semua makanan secara alami pasti mengandung sejumlah kecil bakteri. Tetapi karena proses pemasakan yang kurang matang atau penyimpanan yang tidak tepat dapat menyebabkan bakteri berkembang biak dalam jumlah yang cukup besar dan menyebabkan keracunan makanan bila dikonsumsi.
Parasit, virus, racun dan bahan kimia juga dapat mengkontaminasi makanan dan menyebabkan penyakit. Apabila mengalami keracunan secara tiba-tiba usai makan, berikut pananganan pertama yang bisa Anda lakukan.

Kenali Tanda-tandanya

Gejala keracunan makanan bervariasi tergantung dari sumber kontaminasi, tapi secara umum gejala-gejala yang nampak adalah diare, mual, sakit perut, muntah, demam, dan dehidrasi. Ketika tubuh mengalami dehidrasi, penderita akan merasa pusing ketika berdiri dan detak jantung akan semakin cepat. Ketika terjadi keracunan makanan, tubuh secara alami akan mencoba mengeluarkan racun tersebut melalui mekanisme muntah dan diare. Hal ini akan membuat tubuh mengalami dehidrasi apabila berlangsung dalam waktu lama, dan dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas. Oleh karena itu amatlah penting untuk menambah asupan cairan untuk menjaga kondisi tubuh agar tidak kekurangan cairan.

Hindari Obat Diare

Insting pertama ketika seseorang mengalami keracunan makanan adalah meminum obat untuk mengurangi frekuensi terjadinya muntah dan diare. Obat untuk menghentikan muntah boleh untuk diminum, akan tetapi beda halnya dengan obat diare karena dapat mengakibatkan efek samping yang kurang baik.

Batasi Makanan Padat

Dalam kondisi tubuh keracunan makanan, mengkonsumsi makanan padat akan memicu muntah dan diare. Sehingga lebih baik hindari makan dalam porsi besar hingga tubuh kembali ke kondisi semula. Konsumsilah bubur, sup, atau pisang.

Beristirahat yang cukup

Tubuh akan merasa kelelahan yang sangat setelah mengalami gejala keracunan makanan. Usahakan untuk mendapatkan tidur yang cukup agar dapat memulihkan kondisi tubuh dengan lebih cepat.

Hubungi Dokter

Keracunan makanan biasanya dapat sembuh dalam waktu 48 jam, apabila gejala yang ada tetap muncul, hubungilah dokter untuk memeriksakan keadaan Anda. Untuk para lansia, balita dan keracunan makanan yang parah, tindakan pertama yang paling baik adalah dengan secepatnya membawa ke institusi kesehatan terdekat.
Setelah mengetahui apa yang harus dilakukan ketika tubuh mengalami keracunan makanan, akan lebih baik jika dapat menghindarinya dengan melakukan hal-hal sederhana seperti: mencuci tangan sebelum menyentuh makanan, mencuci peralatan makan dan memasak hingga bersih,  menyimpan makanan dengan layak dengan menghindari mencampur daging dan sayuran,  memasak daging hingga benar-benar matang, dan pastikan membeli makanan dari tempat yang higienis.
(Sumber Nestle)

Mengintip Kandungan Herbal Temulawak

 

 Salah satu tanaman obat yang banyak dipakai untuk menjaga kesehatan tubuh adalah temulawak.

Pengobatan tradisional tidak bisa dipisahkan dari masyarakat Indonesia. Salah satu tanaman obat yang banyak dipakai untuk menjaga kesehatan tubuh adalah temulawak. Walau kalah tenar dengan saudara kembarnya, kunyit, dalam hal penggunaannya untuk pengobatan tradisional, temulawak memiliki persentase curcumin yang jauh lebih tinggi yaitu sekitar 68% dibandingkan dengan 47% yang ada dalam kunyit.
Apa saja manfaat curcumin bagi tubuh Anda? Simak penjelasannya berikut ini ya.

Masalah Pencernaan

Curcumin merangsang produksi empedu yang dapat membantu meningkatkan pencernaan. The German Commission E, perkumpulan ahli herbal yang menentukan keamanan tanaman obat di negara tersebut, mendukung temulawak untuk mengobati berbagai masalah pencernaan seperti mengurangi kembung dan gangguan usus seperti ulcerative colitis.

Mengobati Hepatitis

Mangestuti, seorang ahli tanaman herbal tradisional dari Universitas Airlangga Surabaya menegaskan temulawak memiliki kekuatan untuk mempercepat aliran empedu, sehingga menjadi pembersih hati alami yang dapat membantu meremajakan sel-sel hati. Fungsi utama hati adalah untuk memproses dan mengeluarkan racun dari aliran darah, dengan menggunakan empedu. Peningkatan aliran empedu ini bermanfaat untuk detoksifikasi hati sehingga dijadikan pilihan yang baik untuk orang yang menderita masalah hati seperti hepatitis.

Osteoarthritis

Temulawak dapat memberikan manfaat bagi penderita osteoarthritis karena kemampuannya mengurangi peradangan. Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2009 dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine memeriksa 2 kelompok penderita radang sendi lutut yang satu kelompok mengonsumsi ekstrak temulawak dan yang lainnya meminum obat ibuprofen. Pada akhir penelitian, ditemukan bahwa temulawak bekerja sama baiknya dengan ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit, tanpa efek samping yang merugikan.

Kanker

Temulawak dapat membantu mencegah, mengendalikan, bahkan membunuh beberapa jenis kanker, termasuk kanker payudara, usus besar, dan prostat. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2001 dalam jurnal ilmiah The Prostate, menemukan bahwa curcumin secara signifikan menghambat pertumbuhan kanker prostat dan memiliki potensi untuk mencegah perkembangannya. The University of Maryland Medical Center menjelaskan temulawak mampu menghambat peredaran darah yang memasok sel-sel kanker dan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.

Kesehatan Jantung

Curcumin membantu mencegah terjadinya penyakit jantung dengan mencegah aterosklerosis, suatu kondisi yang ditandai dengan pengerasan dan penyempitan pembuluh darah. UMMC menyatakan bahwa curcumin telah ditemukan untuk menurunkan kolesterol total dan kadar LDL, serta mencegah darah dari pembekuan.
Melihat banyaknya manfaat yang dipetik dari temulawak, tidak ada salahnya menngonsumsi ekstraknya dalam bentuk pil atau minuman, untuk menjaga kesehatan tubuh Anda.
(Sumber Nestle)

Rosella, Alternatif Minuman Sehat Pengganti Kafein

 

 Pagi Anda tidak akan sempurna tanpa menyeruput secangkir kopi atau teh hangat? Ganti saja dengan teh Rosella yang akhir-akhir ini banyak mencuri perhatian karena manfaatnya.

Pagi Anda tidak akan sempurna tanpa menyeruput secangkir kopi atau teh hangat? Hati-hati lho, kandungan kafein di dalamnya yang dikonsumsi berlebihan kurang baik bagi kesehatan tubuh. Ganti saja dengan teh Rosella yang akhir-akhir ini banyak mencuri perhatian karena manfaatnya.
Simak penjelasan lebih lanjut tentang manfaat minuman pengganti teh berikut ini ya.

Tinggi Antioksidan

Menurut penelitian yang dimuat Journal of Agriculture and Food Chemistry pada tahun 2003, teh Rosella merah mengandung protocatechuic acid (PCA), antocyanin, dan Vitamin C yang cukup tinggi. Antioksidan inilah yang ditunjukkan dalam beberapa penelitian dapat menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol LDL yang buruk bagi tubuh, serta menghambat penyumbatan pembuluh darah, sehingga mengurangi risiko terkena tekanan darah tinggi dan penyakit jantung koroner.

Kaya Kandungan Vitamin C

Menurut Dr James Duck, ahli biologi dan farmakologis, 100 gram bunga rosella segar mengandung sekitar 260-280 mg vitamin C, jauh lebih tinggi daripada yang ditemukan dalam buah jeruk, belimbing, dan jambu biji. Rutin meminum teh Rosella atau yang disebut juga dengan teh merah dapat menguatkan sistem kekebalan tubuh dan menjaga kecantikan kulit.

Tinggi Asam Amino

Menurut Siti Fatimah, M.Kes,  dosen di Sekolah Tinggi Nutrisi di Palembang, teh Rosella juga kaya akan asam amino. Minuman yang terbuat dari bunga rosella ini mengandung 18 dari 22 asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, termasuk 2 asam amino esensial yaitu arginin dan lisin. Manfaatnya bagi tubuh cukup beragam, mulai dari merangsang pertumbuhan saraf dan hormon, mendorong kesuburan, serta memelihara kulit agar tetap awet muda. Selain itu, teh ini juga dapat digunakan untuk mengobati penyakit yang menyerang hati dan diare.

Ideal untuk Diet

Rutin meminum Rosella juga dapat membantu dalam menurunkan berat badan. Ada tiga unsur utama yang dimiliki minuman herbal ini yaitu kafein sebagai stimulan, L-theanine untuk menetralisir efek berbahaya dari kafein dan menekan nafsu makan, serta EGCG untuk mempercepat pembakaran lemak. Konsumsi setiap pagi untuk menggantikan kopi atau teh favorit Anda dan dapatkan tubuh langsing, jauh dari risiko obesitas.
Jangan ragu lagi ya untuk memulai hari dengan mengonsumsi segelas teh Rosella hangat. Anda juga bisa lho meminumnya dalam keadaan dingin untuk menyegarkan badan di tengah cuaca yang panas.
(Sumber Nestle)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...